Di bawah ini adalah penjelasan istilah kualitas film yang sering muncul ketika kita mendownload sebuah film.
Screener (SCN)
SCR
itu merupakan pre-release sebuah film yang biasanya direkam dalam
format kaser VHS yang didistribusikan oleh pembuat film ke toko2 rental,
media, televisi untuk tujuan promosi. Ciri utamanya adalah ditengah2
film suka ada teks berjalan (ticker) yang berisi kata-kata yang bersifat
promosi atau informasi tentang film tsb. Terkadang cuma tampil bbrp
detik tapi ada juga yang tampil sepanjang film.
Workprint
Film
yang belum diedit efek visualnya secara keseluruhan dan dibuat dari
versi film yang belum jadi alias setengah matang. Bisanya
terdapat adegan yang hilang, kehilangan effect-effect film, tanpa teks, masih ada
“time index marker”, terkadang ada watermark, suara yang tidak beraturan. Kualitas film
ini bervariasi dari yang paling baik hingga yang paling buruk. Biasanya versi ini
keluar jika film tersebut adalah film yang dinanti-nanti alias calon box
office sehingga orang niat aja gitu menyebarkan/mendistribusikan versi
setengah matang agar orang tidak penasaran.
CAM
Kualitas jenis ini merupakan hasil dari rekaman camera digital,
langsung di bioskop sehingga kadang penonton yang lalu lalang ikut
terekam. Rekaman kualitas ini biasanya menggunakan mini tripod, sehingga
sering terdapat sedikit goncangan. Kualitas video ini sangat jelek.
tapi memang sengaja seperti itu agar kesan realnya lebih terasa. Untuk kualitas suaranya
tergantung pada jarak si perekam apakah dekat dengan sumber suara atau
jauh dari sumber suara, efeknya adalah ketika si perekam dekat dengan
sumber suara maka kejernihan suara akan baik dan ketika si perekam jauh
dari sumber suara hasilnya sebaliknya. Bukan hanya itu kualitas kamera
saat mengambil gambar sangat berpengaruh pada hasil.
TS (Telesync)
Kualitasnya hampir sama dengan jenis CAM. Namun kualitas
suara dan gambar TS sedikit lebih baik dari CAM karena saat perekaman si perekam meletakkan alat audio recording dekat dengan sumber suara. Dan hasil perekaman suara tersebut disatukan dengan rekaman videonya menggunakan video editor sehingga kualitas suara yang dihasilkan dari jenis video ini bisa dikatakan lumayan baik, dan untuk kualitas gambar sama saja tergantung dari peletakan kamera pada saat merekam.
R5
Kualitas gambar hampir setara dengan DVDRip, tetapi untuk
kualitas suara biasanya agak jelek, meskipun ada beberapa
yang kualitas suaranya sudah bagus, namun tetap saja masih ada sedikit
noise sehingga mengurangi kenyamanan dalam menonton film tersebut. Hal ini karena pada tipe ini diproduksi dengan transfer langsung telecine/TC tanpa adanya proses pengolahan gambar/rendering/encoding. Tipe ini dirilis khusus untuk region 5 (area bekas Uni Soviet, India, Africa, Korea Utara, & Mongolia)
DVDScr
Duplikat dari promo DVD yang akan digunakan sebagai
promosi. DVDScr akan ada sebelum DVD originalnya keluar di pasaran.
Kualitas gambar dan suaranya hampir setara dengan DVDRip, hanya saja
pada gambar video sering terdapat beberapa tulisan penjelasan yang
terpampang di layar tentang DVD tersebut yang biasanya sedikit menggangu
kita. Namun apabila proses rippernya bagus maka tulisannya bisa dihilangkan.
DVDRip
Hasil copyan dari DVD yg sudah dirilis secara resmi atau salinan dari DVD Original. Kualitas gambar dan
suaranya baik sekali. DVDRip akan ada jika DVD Originalnya telah ada di
pasaran. Bisa mendukung maksimal 720x480 atau 720x576. Nah biasanya ini
yang banyak didownload.Kualitas
ini menyamai DVD aslinya dimana biasanya informasi region dan proteksi
copy sudah dilumpuhkan oleh si ripper sehingga DVDRip ini mudah untuk di
distribusikan. Tipe ini biasanya didistribusikan dalam bentuk SVCD
& DVD (dijualin tukang bajak) atau DivX/XviD (Download ).
TC (Telecine)
Metode pengkopian film digital langsung dari pita.
Kualitas suara dan gambarnya sudah sangat baik. Namun karena peralatan
yang dibutuhkan untuk merekam telecine ini sangat jarang ditemui dan
sudah menjadi langka.
VCD
Biasanya digunakan untuk transfer kualitas rendah (CAM/TS/TC/Screener
(VHS)/TVrip(analog) untuk membuat ukuran file yang lebih kecil.
DivX Re-Enc
DivX re-enc merupakan film yang diambil dari VCD/DVD asli dan di re-encode menjadi file yang lebih kecil bertipe DivX.
Tipe ini banyak didapat di hosting file-sharing. Kualitas film ini pas-pasan dan
banyak diminati karena ukuran filenya yang kecil.
PPV & VOD
PPV
: Pay Per View, VOD : Video On Demand
merupakan film yang direkam menggunakan peralatan rekaman digital yang sumbernya diambil dari saluran khusus dimana untuk menontonnya harus berbayar. Biasanya siaran berbayar ini ada di Hotel2 berbintang, klub film, organisasi2 khusus (seminar / workshop), TV kabel, etc
m-HD
m-HD
: mini/micro HD.Hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280x5xx, sehingga ukuran file pun juga lebih kecil dibandingkan HD.
HDTV
Biasanya
film ini merupakan siaran TV episode yang biasanya direkam secara digital
dari jaringan siaran TV Kabel/TV digital/TV Satelit. Ciri-ciri film ini
biasanya adanya flicker pada film dan beberapa bagian mengandung
artefak (Itu loh yang kayak VCD ngadat trus gambarnya kotak2..). Karena
disiarkan melalui TV Cable, biasanya ada tayangan extra yg tidak
terdapat pada edisi TV biasanya. Semisal, behind the screen, komentar,
etc.. TVrip biasanya diencoding menjadi resolusi fullscreen 512x384.
HR.HDTV
HRHDTV/HR.HDTV (High Resolution High Definition) merupakan film yang direkam dari siaran TV High Defenition.Namun ada beberapa kesalahan persepsi tentang terminologi ini. Beberapa menyebutnya Half-Resolution High-Definition. Hal ini karena resolusi HRHD hanya 3/4 tinggi resolusi aslinya dan lebarnya di downsampling ke resolusi 720p. Sehingga secara luas resolusi, gambar HRHD hanya 56.25% dari siaran HD yang biasanya. HR.HDTV biasanya diencoding menjadi resolusi 640x352 (360p) dan 960x528 (540p).
720p HDTV
720p
HDTV (High Definition – 1280×720 resolution) merupakan film yang
mempunyai resolusi High Defenition alias 1280×720(720p). Biasanya
dikemas dalam format Blu-Ray Disc.
Bluray/HD
Resolusi jauh lebih besar yaitu 1920x1080 atau 1280x720 (tergantung
filenya). Konsekuensinya, file jadi besar dan memutarnya juga berat,
sehingga diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi juga. kalau tidak
nanti jadi patah-patah. Kualitas ini jauh lebih baik dari DVDRip.
BRRip
Ripper dari Bluray yang
sudah dirilis secara resmi. Kualitas copyan dari BlueRay Disk sangat
tinggi, sehingga gambarnya pun sangat detail dan jelas.
Unrated
Unrated version = the version you couldn’t see at theatre.
Maksudnya, adegan atau scene yang tidak boleh ditayangkan dibioskop bisa kamu lihat di dvd, seperti adegan nudity, strong sexual, strong violence. Untuk porno tidaknya relatif. Untuk film-film seperti American Pie ya emang isinya hampir semua porno-pornoan. Tapi untuk film seperti The Hills Have Eyes isinya jadi lebih sadis dari versi bioskop/rated. karena lebih lengkap tanpa adanya pemotongan jadi malah kayak nonton Extended Versionnya.
Maksudnya, adegan atau scene yang tidak boleh ditayangkan dibioskop bisa kamu lihat di dvd, seperti adegan nudity, strong sexual, strong violence. Untuk porno tidaknya relatif. Untuk film-film seperti American Pie ya emang isinya hampir semua porno-pornoan. Tapi untuk film seperti The Hills Have Eyes isinya jadi lebih sadis dari versi bioskop/rated. karena lebih lengkap tanpa adanya pemotongan jadi malah kayak nonton Extended Versionnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar